BERANDA Korupsi Anak Buah Riza Chalid Loloskan Eddy Sindoro dari Imigrasi

Anak Buah Riza Chalid Loloskan Eddy Sindoro dari Imigrasi

JAKARTA | Sesuai sidang lanjutan atas terdakwa pengacara Lucas selaku terdakwa perintangan penyidikan untuk tersangka kasus dugaan suap Eddy Sindoro, terungkap apadan siapa dalang lolosnya Eddy Sindoro dari pemeriksaan Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Sebagaimana kesaksian pegawai PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya, ditegaskan kalau Dina pernah berupaya meloloskan Eddy Sindoro terbang ke Bangkok, Thailand tanpa melalui bagian imigrasi dengan melibatkan pegawai di maskapai AirAsia.

Saat itu, Dina mengaku dimintai tolong oleh Lucas. Eddy Sindoro saat itu terbang dari Kuala Lumpur menggunakan maskapai AirAsia dan berencana akan melanjutkan perjalanan ke Bangkok menggunakan maskapai Garuda Indonesia tanpa harus melalui pintu Imigrasi.

Dipaparkan Dina, dirinya kerap meminta bantuan Duty Executive PT Indonesia AirAsia Yulia Shintawati.

“Saya selalu minta bantuan untuk red carpet di Air Asia,” bebernya dalam kesaksian di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Kamis (6/12) sore.

Yulia diduga yang membantu upaya Eddy untuk terbang ke Bangkok tanpa diketahui petugas imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Yulia menerima uang Rp 20 juta dari Lucas, karena telah membantu upaya pelarian Eddy Sindoro.

Dina mengaku kenal Lucas sejak 2012 dan mengetahui profesi yang bersangkutan sebagai pengacara. Awalnya dia mengaku tak mau menerima permintaan tolong Lucas. Dia sempat bertanya kepada Bowo, apakah hal tersebut berbahaya.

“Saat awal saya belum terima saya tanya ke Bowo apakah bisa kalau yang meminta tolong bisa atau tidak, enggak sanggup atau enggak bisa bahaya atau apa, saya tidak menyanggupi dan tidak bisa. Saya cek ke Bowo bahwa bisa dilakukan maka akhirnya saya bilang bahwa bisa,” katanya.

Dina mengaku tak pernah bekerja di maskapai AirAsia. Dia hanya bekerja di PT Gajendra Adhi Sakti dan dia menyebut salah satu pimpinan di perusahaannya adalah Riza Chalid. Dina mengaku tahu bahwa bosnya, Riza Chalid pernah jadi komisaris di maskapai AirAsia.

“Dulu Pak Riza itu adalah salah satu komisaris AirAsia. Karena itu (saya) kenal dengan AirAsia,” jelas Dina.

Dalam dakwaan jaksa disebutkan, Lucas meminta bantuan Dina untuk menerbangkan kliennya Chairman PT Paramount Enterprise, Eddy Sindoro, guna menghindari penyidikan KPK. Penerbangan dari Malaysia itu menggunakan maskapai AirAsia. Eddy akan diterbangkan langsung ke Bangkok setelah tiba di Jakarta tanpa diketahui petugas imigrasi.(Per)

Loading...