BERANDA Korupsi Basri Baco Beberkan Fyakhun Bagi-bagi Duit ke Golkar

Basri Baco Beberkan Fyakhun Bagi-bagi Duit ke Golkar

JAKARTA | Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco mengakui pernah disuruh Fayakhun Andriadi untuk membagi duit kepada empat pimpinan wilayah Partai Golkar. Masing-masing diberikan sebesar Rp 500 juta.

Hal ini sebagaimana ditegaskan Basri saat bersaksi untuk terdakwa Fayakhun Andriadi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/9/2018).

“Satu pemilik suara Rp 500 juta. Ketua wilayah ada 4,” tegas Basri.

Kata Basri, pembagian uang dilakukan supaya para pimpinan wilayah yang merupakan pemilik suara, memilih Fayakhun sebagai ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

Ditambahkan Basri, hal itu sudah biasa dilakukan di internal partainya.

Basri mengatakan kalau uang tidak diberikan, maka Fayakhun tak akan dipilih. Pemberian uang tersebut juga bervariasi sesuai dengan tingkatan.

Selain pimpinan wilayah, uang juga diberikan kepada organisasi masyarakat di internal partai. Menurut Basri, pembagian uang sudah dilakukan sejak setahun sebelum pemilihan ketua DPD.

“Ya kegiatan ini kan panjang. Kami selalu bersama para pemilik suara Golkar di kabupaten kota. Setiap ada event, itu Pak Fayakhun selalu kasih perhatian pada ketua-ketua wilayah,” beber Basri.

Meski begitu, Basri tidak mengetahui asal-usul uang yang ditaksirnya mencapai miliaran rupiah yang diberikan demi kepentingan Fayakhun menjadi ketua DPD Partai Golkar.

Dalam kasus ini, Fayakhun Andriadi didakwa terima suap US$911.480 dari Direktur Utama PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah, melalui empat rekening di luar negeri.

Kata jaksa, uang tersebut patut diduga diberikan agar Fayakhun selaku anggota Komisi I DPR RI, mengupayakan alokasi atau ploting penambahan anggaran pada Badan Keamanan Laut (Bakamla). Anggaran tersebut rencananya untuk pengadaan satelit monitoring dan drone.

Anggaran tersebut diusulkan pada APBN-P tahun 2016. Rencananya, perusahaan Fahmi ditunjuk sebagai pelaksana proyek pengadaan itu.(Hus)

 

Loading...