BERANDA Internasional Dibunuh, Mayat Backpacker Inggris Ditemukan

Dibunuh, Mayat Backpacker Inggris Ditemukan

LONDON | Jenazah backpacker Inggris, Grace Millane, akhirnya ditemukan, Minggu (9/12/2018). Wanita berusia 22 tahun yang sedang menjelajahi dunia selama setahun penuh itu dilaporkan hilang sepekan lalu di Selandia Baru saat bersama seorang pria yang kini telah ditangkap.

Meskipun identitas pasti dari jenazah itu baru akan diungkap pada Senin besok, Kepolisian Selandia Baru yakin mayat yang ditemukannya merupakan Grace Millane.

“Berdasarkan bukti-bukti yang kami kumpulkan selama beberapa hari terakhir kami menduga bahwa dia adalah Grace,” sebut pejabat kepolisian, Scott Beard, sebagaimana dikutip dari AFP.

“Ini merupakan saat yang tak tertahankan bagi keluarga Grace dan rasa duka kami kepada mereka,” tambahnya.

Sedangkan pria 26 tahun yang diketahui terakhir bersama Grace di Auckland, ditangkap pada Sabtu kemarin. Dia langsung ditetapkan sebagai tersangka utama pembunuhan meskipun polisi saat itu tidak langsung mendapati jasad korban.

Dari pemeriksaan terhadap pria itulah polisi memastikan Grace telah meninggal dan menyampaikan kabar duka ini ke keluarga di Inggris.

Grace merupakan backpacker yang sedang menjelajahi dunia selama setahun penuh. Dia memutuskan berkeliling dunia seorang diri setelah lulus dari universitas. Namun setiap hari dia masih berhubungan dengan keluarganya sampai kontak terakhir pekan lalu saat dia merayakan ulang tahun ke-22.

Ayah korban, David, yang pertama kali melaporkan anaknya hilang setelah dia curiga tidak bisa berhubungan lagi dengan Grace.

Pada Jumat (7/12/2018), dia tiba di Selandia Baru untuk membantu mengungkap keberadaan anaknya. Motif kasus pembunuhan ini masih didalami.(AFP)

Loading...