BERANDA Kriminal Dikembangkan, Oknum Intel Polres Tanjung Balai Bawa 15 Kg Sabu

Dikembangkan, Oknum Intel Polres Tanjung Balai Bawa 15 Kg Sabu

MEDAN | Petugas terus mengembangkan kasus Oknum Polres Tanjung Balai dan seorang warga negara Malaysia terlibat jaringan sindikat peredaran narkoba internasional. Sebelumnya, kedua pelaku ditangkap Sat Narkoba Polres Tanjung Balai, kemarin.

Salah satu tersangka yang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 15 kilogram, adalah kader sekaligus Ketua Partai Golkar di Kota Tanjungbalai, Agusyanto alias Agus (36).

Agus ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai bersama dua pelaku lainnya, yakni DP (30) warga Dusun I Desa Sipaku area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, NF (23) warga Jalan Teratai Sungai Kajang Baru, Tanjung Karang, Selangor, Malaysia.

Diketahui, DP merupakan anggota Polri berangkat Brigadir bertugas di Polres Tanjungbalai‎. Para pelaku diamankan aparat kepolisian di berbagai lokasi di Kota Tanjungbalai.

Ketua DPD Golkar Kota Tanjungbalai, M Syahrial membenarkan anggotanya, Agus ditangkap dalam kasus sabu-sabu.

‎”Bahkan saya sudah langsung perintahkan sekretaris untuk mengambil tindakan. Segera kita pecat,” sebutnya, Jumat (21/12/2018).

Kasus ini bermula saat ditangkapnya oknum Satintelkam Polres Tanjung Balai inisial Brigadir DP bersama dua rekannya inisial A warga Jalan Mayor Umar Damanik, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.

Kemudian, seorang warga negara Malaysia inisial NF BIN R warga Jalan Teratai Sungai Kajang Baru 45500 Tanjung Karang Selangor Malaysia. Ia ditangkap di Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Kisaran Barat, Asahan.

Ketiganya ditangkap saat mengendarai mobil dari Tanjung Balai menuju Kota Medan. Saat diperiksa, petugas tidak menemukan barang bukti. Namun dari hasil pengembangan, petugas berhasil menemukan satu mobil lainnya.

Mobil ini dicurigai membawa narkotika di Jalan Lintas Sumatera, persisnya di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Saat akan ditangkap, para tersangka yang ada di dalam mobil berhasil kabur.

Dari pemeriksaan di dalam mobil petugas berhasil menyita 15 bungkus teh Cina diduga berisi sabu.

Menurut informasi, sabu tersebut dikirim dari Malaysia melalui jalur laut dan akan didistribusikan di sejumlah daerah di Kota Medan.(Zeg)

Loading...