BERANDA Kriminal Dua Bandar Sabu Cuma Divonis 8 Tahun di Medan

Dua Bandar Sabu Cuma Divonis 8 Tahun di Medan

MEDAN | Dua bandar sabu, Ari Irawan dan Ibnu Hanafi divonis ringan oleh Majelis hakim dipimpin Abdul Aziz di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (6/12/2018).

“Mengadili terdakwa Ari Irawan dan Ibnu Hanafi dengan pidana penjara selama 8 tahun penjara serta membayar denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan,” ucap Hakim Abdul Aziz.

“Kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika sehingga harus dihukum sesuai perbuatannya,” kata hakim.

Menanggapi putusan itu, kedua terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan pikir-pikir, yang senada dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga.

“Pikir-pikir majelis,” kata Kadlan.

Hukuman itu lebih rendah dari tuntutan Kadlan yang menuntut masing-masing selama 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

Dalam dakwaan JPU, petugas kepolisian dari Dit Res Narkoba Polda Sumut menelpon Ari Irawan sambil pura-pura memesan sabu sebanyak 100 gram. “Setelah melakukan tawar menawar, disepakati harga 100 gram sabu sebesar Rp 65.000.000,” kata JPU.

Disebutkan Kadlan, saat itu Ari Irawan menelpon Ibnu Hanafi dan mengatakan akan membeli sabu 100 gram seharga Rp 60.000.000. selanjutnya Ari mengatakan kepada polisi yang menyaru sebagai pembeli untuk bertemu di Jalan Tengku Amir Hamzah, Medan untuk sekalian bertemu dengan penyedianya yakni Ibnu Hanafi.

“Saat mau mengantar sabu tersebut kepada Ari Irawan, Ibnu Hanafi mengajak Muhammad Benny Restu Syahputra (berkas terpisah) untuk ikut menemaninya dan menjanjikan upah Rp 500.000,” imbuh Kadlan.

Kemudian, Ari Irawan menyuruh agar Ibnu Hanafi mengantarkan sabu tersebut ke Jalan Tengku Amir Hamzah Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia.

“Sesampainya di tempat tujuan, ternyata pembeli merupakan anggota kepolisian sehingga ketiganya langsung diciduk. Dari dalam tas sandang yang dibawa Ibnu Hanafi, polisi menyita sabu seberat 100 gram,” tutup jaksa.(Zeg)

Loading...