BERANDA Headline Gatot ‘Dibantu’ Anif Shah Rp 10 M, 4 Eks Legislator Sumut Diadili

Gatot ‘Dibantu’ Anif Shah Rp 10 M, 4 Eks Legislator Sumut Diadili

Ajib Shah, mantan Ketua DPRD Sumut, adik kandung maling tanah rakyat dan eks HGU PTPN-2, Anif Shah

JAKARTA | Empat orang bekas anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 didakwa menerima suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho. Keempatnya didakwa menerima suap terkait laporan pertanggungjawaban pelaksanaan ABPD Sumut 2012, APBD-P 2013, pengesahan APBD 2014, dan pengesahan APBD 2015.

Keempat terdakwa itu yakni, Rijal Sirait, Fadly Nurzal, Rooslynda Marpaung, dan Rinawati Sianturi.

“Telah menerima hadiah berupa uang secara bertahap dengan rincian terdakwa I (Rijal Sirait) Rp 477.500.000, terdakwa II (Fadly Nurzal) Rp 960.000.000, terdakwa III Rooslynda Marpaung Rp Rp 885.000, dan terdakwa IV (Rinawati Sianturi) Rp 505.000.000,” jelas Jaksa Kiki Ahmad Yani saat membacakan surat dakwaan empat terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (21/11).

Pada tahap pertama, yakni pengesahan terhadap LPJP APBD Provinsi Sumatera Utara tahun 2012, Gatot menyampaikan nota rancangan Perda tentang pertanggungjawabannya ke DPRD. Agar nota tersebut disetujui, pihak legislatif meminta ‘uang ketok’ sebesar Rp 1,5 miliar.

Sekretaris Daerah atas nama Nurdin Lubis melaporkan hal tersebut kepada Gatot dan kemudian diperintahkan mencari uang dari SKPD. Setelah terkumpul, para terdakwa mendapat jatahnya masing-masing.

“Anggota DPRD termasuk terdakwa I dan II masing-masing mendapat Rp 12.500.000. Ketua Fraksi termasuk terdakwa II dan III masing-masing mendapat bagian Rp 20 juta,” imbuhnya.

Tahap selanjutnya, pengesahan APBD-P 2013 uang ketok kembali diminta DPRD Sumut. Dari pengesahan itu, para terdakwa masing-masing menerima Rp 15 juta. Sama dengan sebelumnya, Fadly dan Rooslynda kembali mendapat uang tambahan Rp 10 juta, karena posisinya sebagai ketua fraksi sekaligus anggota Banggar.

Di pembahasan selanjutnya yakni pengesahan terhadap APBD Sumut tahun 2014. Keempat terdakwa menerima masing-masing Rp 50 juta. Untuk Fadly dan Rooslynda lagi-lagi mendapat uang tambahan sebesar Rp 15 juta dan Rp 10 juta.

Para terdakwa lalu kembali menerima uang. Untuk Fadly dan Rooslynda menerima Rp 700 juta sementara Rijal dan Rinawati menerima Rp 350 juta. Terakhir, pada pembahasan APBD 2015 keempatnya menerima Rp 25 juta dan Rp 50 juta.

Suap ini terjadi, dimotori oleh Ajib Shah (mantan Ketua DPRD Sumut sudah divonis) serta rekayasa Anif Shah guna perluasan lahan rampasan di eks HGU PTPN-2 Sampali. Anif Shah yang merupakan abang kandung Ajib Shah, bersama anaknya. Musa Rajek Shah (Wagub Sumut saat ini) membantu Gatot Pujo menambah duit suap pada para anggota DPRD Sumut tersebut sebsar Rp 10 miliar. Anif dan Musa Rajek Shah sudah dua kali diperiksa KPK dalam kasus ini, namun diduga masih jadi anjungan tunai mandiri (ATM) berjalan serta salah satu donatur Capres 2019.(Hus)

Loading...