BERANDA Kriminal ‘Jalur Tikus’ Lancar, Sabu-sabu jadi ‘Hutan Duit’ Poliri

‘Jalur Tikus’ Lancar, Sabu-sabu jadi ‘Hutan Duit’ Poliri

DELISERDANG | Badan Narkotika Nsional (BNN) diharap serius memberantas peredaran narkoba ‘jalur tikus’ Sungai Pantai Gading, Desa Karang Gading, Kabupaten Deliserdang, Sumut dikendalikan Safaruddin alias SP, Ahmad alias Amad Baan Cs. Hingga saat ini, masuknya sabu-sabu asal Malaysia lewat perairan Aceh-Langkat-Labuhan dan Belawan, terus beroperasi lancar.

“Sepertinya tak ada keseriusan BNN dalam memberantas narkoba di Kabupaten Deliserdang kgususnya lwat jalur tikus. Kalau Kepolisian atau Polres Pelabuhan Belawan, ya sudah lah. Mungkin bahkan oknum petinggi Polresnya terlibat. Tahu sendiri lah, narkoba jadi hutan duit aparat kepolisian dan kejaksaan korup di negara yang masih dipimpin Jokowi sekarang ini,” keluh Muhammad Nafsir, pemuka masyarakat Kabupaten Deliserdang di Desa Karang Gading, Senin (9/10/2018).

Disebutkannya, eksistensi Safaruddin yang merupakan Ketua Organisasi Kepemudaan Desa Karang Gading juga mantan guru namun dipecat lantaran mencuri di sekolah tempatnya mengajar dalam ‘dunia sabu-sabu’, sudah tak terhitung lagi berapa kali dilapor ke Polres Pelabuhan Belawan dan Poldasu bahkanBareskrim Polri lewat media sosial dan langsung. Namun tak ditindaklanjuti lantaran diduga justru Safaruddin adalah pengedar sabu-sabu milik oknum petinggi Polri di Sumut.

“Amat Gembel saingan Safaruddin mengedarkan sabu-sabu lewat jalur tikus, sudah hampir empat tahun dipenjara. Johannes anggota Safaruddin selama ini memasok sabu dari Malaysia ke Deliserdang dan sejumlah daerah di Sumut lewat jalur tikus Karang Gading, sbulan lalu sudah ditangkap. Tapi Johannes diduga cuma ‘tumbal’, lantaran mulai ‘main’ sendiri dan telah berhasil membeli rumah serta mobil dari bisnis sabu itu,” timpal, Zainuddin, tokoh masyarakat Karang Gading.

Disebutkan Zainuddin, Johannes alias Anes ditangkap di wilayah hukum Polres Langkat. Barang bukti mencapai 1 Kg sabu. Johannes ditangkap bersama adiknya. Kedua pengedar sabu yang dikendalikan Safaruddin alias SP tersebut, merupakan warga Dusun I Benteng Teluk, Desa Pantai Gading, Kecamatan Sicanggang, Langkat.

“Safaruddin kini mempekerjakan anaknya, Jhon mengedarkan sabu-sabu hingga ke Riau dan daerah lain di Sumut khususnya. Selain Jhon, juga adik Amat Baan, Alfian alias Kinoy. Namun Amat Baan dan Kinoy khusus peredaran ke wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Karena sabunya diduga milik oknum perwira di Polres Pelabuhan Belawan, bekerja sama dengan oknum Polmas Desa Karang Gading,” pungkas Zainuddin, sembari menambahkan kalau alamat Safaruddin alais SP yang melalui sejumlah anggotanya mengecer sabu-sabu di Karang Gading dan sejumlah desa di Kecamatan Labuhan Deli itu bagai jual kacang goreng, yakni di Dusun 2 Desa Karang Gading, Labuhan Deli.(Deno)

Loading...