BERANDA Korupsi Penahanan 3 Anggota DPRD Sumut Diperpanjang KPK

Penahanan 3 Anggota DPRD Sumut Diperpanjang KPK

JAKARTA | Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memperpanjang masa penahanan tiga orang anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) selaku tersangka kasus penerimaan suap dari mantan Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. Kasus ini bermula dari penerimaan suap secara mnassal dipimpin Ajib Shah, saat menjabat Ketua Golkar dan DPRD Sumut.

“Sudah kita (KPK) lakukan perpanjangan penahanan untuk 3 tersangka tindak pidana suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019,” jelas Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, sesaat lalu, menambahkan perpanjangan penahanan dilakukan pada Kamis (20/12).

Adapun ketiga anggota dewan yang diperpanjang masa penahanannya adalah tersangka Muhammad Faisa (MF) dengan masa perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 25 Desember 2018-23 Januari 2019.

Lalu, tersangka Enda Mora Lubis (EML). Perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 2 Januari 2018- 31 Januari 2019 dan tersangka Muhammad Yusuf Siregar (MYF) dengan perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 2 Januari 2018-31 Januari 2019.

Sebelumnya, KPK menetapkan 38 anggota atau mantan anggota DPRD Sumut, diantaranya 3 orang di atas karena diduga menerima hadiah atau janji alias suap dari Gatot sekitar Rp300-Rp350 juta.

Gatot memberikan suap agar anggota DPRD Sumut menyetujui laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tahun 2012-2014, persetujuan APBD Pemprov Sumut 2013-2014 dan 2014-2015, serta agar DPRD tidak menggunakan hak interplasi terhadap Pemprov Sumut tahun 2015.

KPK menyangka puluhan mantan dan anggota legislatif Sumut itu melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan terhadap gubernur Sumut dalam kasus ini, diluar sangkaan lainnya telah divonis bersalah berdasarkan putusan pengadilan. Pada 27 Juli 2017, jaksa eksekutor KPK telah mengeksekusi yang bersangkutan ke Lapas Sukamiskin, Bandung. Sementara abang kandung Ajib Shah dan keponakannya, Anif Shah dan Musa Rajekshah (Wagubsu saat ini), telah dua kali diperiksa KPK namun belum juga dijebloskan ke penjara dalam kaitan kasus ini dan menyuap Gatot Pujo Nugroho sebesar Rp 10 miliar.(Hus)

Loading...