BERANDA Internasional Salahgunakan Kekuasaan, Mantan Presiden Korsel Dituntut 20 Tahun

Salahgunakan Kekuasaan, Mantan Presiden Korsel Dituntut 20 Tahun

KORSEL | Jaksa penuntut pengadilan Seoul, Korea Selatan (Korsel), Kamis (6/9/2018), menuntut mantan presiden Lee Myung Bak dengan hukuman penjara selama 20 tahun.

Pria 76 tahun yang menjabat sebagai presiden pada periode 2008-2013 itu dijerat dengan beberapa pasal yakni penyuapan, penyalahgunaan kekuasaan, penggelapan, serta menghindari pajak.

Jaksa juga meminta Lee membayar denda dan kerugian negara yang totalnya mencapai 26,1 miliar won atau sekitar Rp348 miliar.

“Terdakwa menggerogoti prinsip konstitusi dengan mengambil keuntungan dari jabatannya sebagai presiden untuk kepentingan pribadi,” demikian isi pernyataan jaksa yang dibacakan di pengadilan, seperti dikutip dari AFP.

“Akibatnya, dia menjadi presiden keempat yang ditangkap karena pelanggaran kriminal, meninggalkan tanda tak terhapuskan dalam sejarah konstitusi.”

Baca Juga: Korupsi, Mantan Presiden Korsel Divonis 24 Tahun Penjara

Lee dituduh menerima uang suap dengan total 11 miliar won sejak akhir 2007 atau saat dia terpilih sebagai presiden sampai 2012.

Uang itu termasuk 1,7 miliar won dana rahasia yang disedot dari badan intelijen serta sekitar 3,5 miliar won yang diterima Lee sebagai imbalan atas jasa, yakni dari tokoh bisnis, seorang politikus, bahkan biksu Budha.

Jaksa juga mengungkap Lee menggelapkan dana 35 miliar won dalam kurun 12 tahun, yakni antara 1994 dan 2006 dari DAS, perusahaan komponen otomotif yang masih milik keluarganya.

Lee menolak semua tuduhan itu dan mengganggap kesaksian dari kerabat dan pembantu yang memberatkannya sebagai rekayasa.

Sidang vonis terhadap Lee akan digelar sebelum 8 Oktober 2018.(Rts)

 

Loading...