BERANDA Headline Selalu Diduitkan Kejaksaan dan Polri, KPK Periksa Bupati Pakpak Bharat

Selalu Diduitkan Kejaksaan dan Polri, KPK Periksa Bupati Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat, Sumut, Reminggo ditahan KPK

JAKARTA | Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mednalami kasus suap proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Dalam kasus ini, KPK sudah menahan Bupati Reminggo Yolanda Berutu dan Kadis PUPR serta lainnya, pasca tertangkap tangan di Medan dan Jakarta.

Pelaksana Harian Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi mengatakan, hari ini Jumat (21/12/2018) penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu.

RYB atau Remigo adalah salah satu dari tiga tersangka yang diduga menerima suap dalam kasus tersebut.

“Penyidik perlu melakukan pendalaman keterangan dari tiga tersangka salah satunya RYB,” jelas Yuyuk.

Dua tersangka lainnya yang turut diperiksa adalah Plt Kepala Dinas PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali dan satu pihak swasta, Hendriko Sembiring.

KPK mengungkap kasus suap Pakpak Bharat ini setelah operasi tangkap tangan (OTT), lantaran beberapa kali diperiksa oleh pihak Polri dan Kejaksaan Agung di Poldasu dan dan Kejatisu terkait korupsi sejumlah proyek diantaranya pengadaan mobil damkar, proyek ringroad di Kecamatan Salak, proyek penerangan lampu jalan, selalu diduga diduitkan. Karenanya, lewat OTT, KPK berhasil mengamankan enam orang.

KPK menetapkan tiga diantaranya sebagai tersangka penerima suap, yaitu Bupati Pakpak Bharat; Remigo Yolando Berutu, Plt Kepala Dinas PUPR Pakpak Bharat; David Anderson Karosekali; dan satu pihak swasta, Hendriko Sembiring.

Dan selang beberapa hari kemudian, KPK menetapkan Direktur PT TMU, Rijal Efendi Padang sebagai tersangka pemberi suap.(Hus)

Loading...