BERANDA Internasional Semena-mena, Tentara Israel Serbu Kantor Media

Semena-mena, Tentara Israel Serbu Kantor Media

ISRAEL | Tindakan semena-mena tentara Israel tak hanya ditunjukkan terhadap warga sipil Palestina, kantor media pun menjadi sasaran penyerbuan.

Diberitakan Xinhua, pasukan Israel menyerbu kantor berita Wafa di Ramallah, Tepi Barat, Senin (10/12/2018).

Pemimpin redaksi Wafa, Khuloud Assaf, mengatakan penyerbuan markas ini merupakan kejahatan terhadap media Palestina.

Pasukan Israel, lanjutnya, menahan belasan jurnalis di dalam kantor, mencegah mereka meninggalkan ruang redaksi, dan menembakkan gas airmata dan bom suara di dalam kantor.
Seorang pejabat militer sempat menahan seorang jurnalis di dalam ruangan.

Beberapa karyawan mengungkap, pasukan Israel juga mengecek server komputer serta kamera CCTV. Rekaman CCTV di gedung dekat kantor berita juga disita.

Penyerbuan terjadi setelah serangkaian bentrokan di lokasi beberapa ratus meter dari rumah Presiden Mahmoud Abbas pada Senin pagi. Para pemuda Palestina melawan dengan menyerang pasukan Israel yang memasuki Ramallah.

Tentara Israel membalas dengan menembakkan menggunakan peluru tajam dan peluru karet. Bom suara dan gas airmata juga digunakan untuk menghalau para pemuda.

Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan, dua warga Palestina mengalami luka serius akibat terkena peluru tajam. Selain itu empat orang terkena peluru karet dan 32 lainnya mengalami sesak napas akibat terpapar gas airmata.

Palestinian Center for Development and Media Freedoms (MADA) mengungkap, warga dan pasukan Israel sudah ratusan kali melanggar kebebasan media sejak 2018.

Bulan lalu merupakan ekskalasi terbesar kekerasan Israel terhadap media. Jumlahnya meningkat drastis dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pada November 2018, jumlah serangan yang dimonitor MADA berjumlah 57, di mana 49 di antaranya dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel.(**)

Loading...