BERANDA Ekonomi Sudah Terpasang Chip, Sebanyak 2 Juta Kartu Debit BTN

Sudah Terpasang Chip, Sebanyak 2 Juta Kartu Debit BTN

JAKARTA | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mencatat, progres migrasi kartu debit yang memakai pengamanan strip magnetic menjadi berbasis chip sudah mencapai 2 juta keping hingga akhir November 2018.

Direktur BTN Dasuki Amsir, menyampaikan bahwa total kartu debit yang beredar saat ini sekitar 5 juta keping. Artinya realisasi migrasi yang dilakukan pihaknya hingga akhir bulan lalu sudah sekitar 40 persen.

“Kami sudah sekitar 40 persen di November, sekitar 2 juta kartu. Target akhir tahun sekitar 45 persen,” sebutnya pada wartawan ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/12).

Sesuai beleid Bank Indonesia (BI) mengenai National Standar Indonesia Chip Card Spesification (NSICCS), bank wajib mengganti kartu debit berpengaman strip magnetic menjadi chip sebanyak 30 persen di 2018.

Sementara di tahun 2019, perubahan pengaman kartu debit sudah harus mencapai 50 persen. Sedang di tahun 2020 sebanyak 80 persen, dan di tahun 2021 sudah harus 100 persen berpengamanan chip.

“Saya penginnya tahun depan 100 persen. Tahun ini sudah 45 persen, padahal BI mewajibkannya tahun ini hanya 30 persen,” kata Dasuki.

Ditambahkannya, kartu debit dengan pengaman chip lebih aman dari praktik fraud seperti skimming dibandingkan kartu dengan pengaman magnetic strip. Oleh karenanya, dia mengimbau agar nasabah BTN mengganti kartu debitnya.(Wie)

Loading...