BERANDA Politik Terlalu Banyak Lembaga Kepresidenan, Fadli Zon: Bubarkan KSP

Terlalu Banyak Lembaga Kepresidenan, Fadli Zon: Bubarkan KSP

SHARE
Fadli Zon

JAKARTA | Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengusulkan dibubarkannya keberadaan posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Alasannya, saat ini sudah terlalu banyak lembaga kepresidenan.

“Saya kira ya lembaga-lembaga kepresidenan sudah terlalu banyak ya. Ada Sekneg, ada Seskab, ada kepala staf kepresidenan itu sebenarnya nomenklaturnya berlebih,” tegas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Dijelaskan Fadli, dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara hanya mencantumkan 34 portofolio yang di dalamnya tidak tertera keberadaan KSP. Ia pun khawatir akan terjadi penyalahgunaan wewenang.

“Itu harusnya dibubarkan itu enggak ada di dalam nomenklatur itu membuat satu anggaran baru,” paparnya.

Ditambahkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, dirinya sempat mendengar bahwa KSP kerap digunakan untuk kepentingan Presiden. MEnurutnya itu tak layak, lantaran KSP didanai oleh negara.

“Dan di situ lebih banyak yang saya dengar urusannya, urusan kepentingan menampung orang-orang yang menjadi relawan dan sebagainya jadi itu bisa kategorinya abuse of power,” ucapnya.

“Anggaran negara tapi bisa dipakai untuk kepentingan pribadi presiden, bukan lembaga kepresidenan dan menurut saya KSP itu kalau perlu dibubarkan saja. Enggak perlu kok. Dan kita nanti cari pasalnya itu karena cukup ada Sekneg dan ada Seskab ya. Nah Sekneg itu harusnya yang menjadi pilar yang paling penting, KSP ini enggak jelas,” pungkasnya.(Nis)